> KATA adalah Senjata
Monday, December 03, 2007
why???
entah knp ini bisa terjadi???

tanyakan kpd siapa ya??

dmn kini dia berada??

ouhhh... *lelah*

Labels:

 
posted by isra safril at 9:33 PM | Permalink | 0 comments
Wednesday, August 22, 2007
akhirnya aq hidup
setelah sekian lama bertapa dalam jurang kesendirian
kini kutatap kembali kehidupan yang telah lama kumatikan
alangkah nikmat ktika aq hadir
bravo dunia hitam

Labels:

 
posted by isra safril at 10:05 PM | Permalink | 0 comments
Friday, December 01, 2006
TOTALITAS REFORMASI !!!
Kepada para mahasiswa
Yang merindukan kejayaan
Kepada rakyat yang kebingungan
Di persimpangan jalan

Kepada pewaris peradaban
Yang telah menggoreskan
Sebuah catatan kebanggaan
Di lembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan
Wahai kalian yang turun kejalan
Demi mempersembahkan jiwa dan raga
Untuk negeri tercinta (2x)

Kami ada disini untuk terus beraksi
Menuntut reformasi yang sedang mati suri
Katanya reformasi nyatanya dagang sapi
Lawan-lawan segala kolusi
 
posted by isra safril at 12:43 AM | Permalink | 4 comments
Wednesday, November 29, 2006
Entah
Entah..!!
ketika senja beranjak ke peraduan indah
ketika purnama hadir dengan senyuman
ketika jangkrik berisik dengan tangisan alam
ketika badan beranjak keperaduan lelah

ketika itulah jawaban darinya kudengar
entah..!!
"hanya itu...!!??"
"yup."
entah hilang ingatan atau apalah namanya
aku ngak perlu tau

tapi ketika tabir terbuka didepan mata
hanya itu yang mampu kulihat
entah malam yang menutupinya, atau
alam yang membuat malam menangis

ENtaH...!!!!!!!
EnTAh...!!!!!!!!
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaagggggggggghhhhhhhhh..........!!!!!!!



 
posted by isra safril at 3:10 AM | Permalink | 0 comments
Tuesday, November 21, 2006
One Morning
volcanoes moaned
all waters cried
curses were settled
with a magical wooden club

as spells were cast
prayers were hoped to last

a man one morning
letting go all the years passed
took his last look, and away he passed
 
posted by isra safril at 11:06 PM | Permalink | 0 comments
Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu mencintai seseorang,
meski kamu tahu ia tak sendiri lagi,
dan meski kamu tahu cintamu mungkin tak berbalas,
tapi kamu tetap mencintainya

Pernahkah kamu merasakan,
bahwa kamu sanggup melakukan apa saja demi seseorang yang kamu cintai,
meski kamu tahu ia takkan pernah peduli ataupun ia peduli dan mengerti,
tapi ia tetap pergi.

Pernahkah kamu merasakan hebatnya cinta,
tersenyum kala terluka, menangis kala bahagia,
bersedih kala bersama, tertawa kala berpisah,

Aku pernah .........

Aku pernah tersenyum meski kuterluka!
karena kuyakin Tuhan tak menjadikannya untukku,
Aku pernah menangis kala bahagia,
karena kutakut kebahagiaan cinta ini akan sirna begitu saja,
Aku pernah bersedih kala bersamanya,
karena kutakut aku kan kehilangan dia suatu saat nanti,

dan......

Aku juga pernah tertawa saat berpisah dengannya,
karena sekali lagi, cinta tak harus memiliki,
danTuhan pasti telah menyiapkan cinta yang lain untukku.

Aku tetap bisa mencintainya,
meski ia tak dapat kurengkuh dalam pelukanku,
karena memang cinta ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga.

Semua orang pasti pernah merasakan cinta..
baik dari orang tua... sahabat.. kekasih dan akhirnya pasangan hidupnya.
Buat temenku yg sedang jatuh cinta.. selamat yah..
karena cinta itu sangat indah. Semoga kalian selalu berbahagia.
Buat temanku yg sedang terluka karena cinta...
Hidup itu bagaikan roda yang terus berputar.

satu saat akan berada di bawah dan hidup terasa begitu sulit,
tetapi keadaan itu tidak untuk selamanya,
bersabarlah dan berdoalah karena cinta yang lainakan datang dan menghampirimu.

Buat temanku yang tidak percaya akan cinta... buka hatimu ...
jangan menutup mata akan keindahan yang ada di dunia
maka cinta membuat hidupmu menjadi bahagia.

Buat temanku yang mendambakan cinta.. bersabarlah..
karena cinta yang indah tidak terjadi dalam sekejab..
Tuhan sedang mempersiapkan segala yang terbaik bagimu.
 
posted by isra safril at 10:53 PM | Permalink | 6 comments
UNTUK YANG MASIH SOLO... (“,)
Bismilllah...
Ketika jiwa rindu kasihNYA,
rindu kasihnya.
Kadang harus berseteru...
Meraihnya
atau meraihNYA,
atau meraih keduanya...
Untuk seseorang yang dijanjikan Allah,
di saat yang hanya Allah mengetahui
entah kau dimana...
Aku tak hendak melukis jasadmu,
aku tak hendak mereka-reka, menebak2 tentangmu!
Sebab takdirku dan takdirmu ada digenggamanNYA
dan kita tak pernah tahu...
Dalam sujud kuselibkan doa,
semoga aku layak mendampingimu..
Entah siapa kau, dimana saat ini adamu...
Namun ada hormat, kepercayaan
yang memberiku selaksa energi tulus...
Aku hanya ingin menjaga diriku, jiwaku...
Mempersiapkannya, menempanya...
agar jika suatu saat DIA berkehendak dan membuat senario tentang kita
aku telah siap
 
posted by isra safril at 5:24 AM | Permalink | 1 comments
malam senin kelabu
ketika senja mulai hilang..
semua yang terjadi dari siang ampe sore kayaknya terlupakan kali..yee
tapi entahlah
hari-hari yang dihiasi dalam ruangan sejuk
beratapkan lampu-lampu unik
ditemani makhluk yang aneh bin gak kenal
dibalik itu smua punya satu tujuan sama
tapi malam senin yang lalu
kok bisa ya
mereka masuk dengan seenaknya
sambil ngaku dari aktivis Independen Pemilu
eh...
gak tau beberapa menit kemudian
RIBUT!!!!!!
sampe seluruh indonesia tau man...!
heran sick liat kayak gituan
hah! "apelagi ni???"
cuma itu mampu kuucapkan
 
posted by isra safril at 4:36 AM | Permalink | 1 comments
Monday, November 13, 2006
TIGA AGENDA KUNJUNGAN BUSH

George Walker Bush, mantan Gubernur ke-46 negara bagian Texas yang kini menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) ke-43, dikenal kontroversial yang kerap melahirkan berbagai invasi dan peprangan di penjuru Dunia. Presiden Venezuela, Hugo Chaves, menjuluki Bush sebagai The Devil (Iblis) yang merasa memliki Dunia dengan Hegemoni dan Imperialisme AS. Pernyataan resmi ini dilontarkan Chaves dalam sidang Umum PBB, September 2006. Subcomandante Marcos, salsah seorang pejuang di dataran Amerika latin dalam buku Kata adalah Senjata, menulis dengan gambling dengan menentang Kapitalisme dan Demokrasi yang didengungkan oleh AS.

Setiap kunjungan delegasi AS ke setiap Negara sebut saja Pakistan dan Iran, di India Bush melakukan pembicaraan dengan agenda melakukan kesepakatan baru yang memungkinkan India menerima teknologi Nuklir sipil Amerika. Di Pakistan, kunjungan Bush juga membawa agenda “menekan” yang memaksa Pakistan untuk ikut serta dalam memerangi “teroris”.

Bagaimana dengan kunjungan Bush Indonesia ke Indonesia? Agenda apa yang bakal diagendakan dalam “deplomasi” kali ini. Pasalnya Popularitas Bush dimata masyarakat AS sendiri sudah merosot pasca kekalahan partainya yang mengusung Partai Republik oleh Partai Demokrat dalam pemilu pertengahan di AS.

Menurut jadwal tentatif, kunjungan Bush dilakukan pada tanggal 20 November 2006, seusai menghadiri pertemuan Forum Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Vietnam, 18-20 November 2006. Agenda Apa yang bakal di tekankan dalam diplomasi terhadap Indonesia?.

Seperti kunjungan dua petinggi AS, yakni Menlu AS Condoleeza Rice, 14-15 Maret 2006, dan Menhan AS Donald Rumsfeld, 6 Juni 2006, sama-sama berupaya meyakinkan Indonesia untuk bergabung dalam Poliferation Security Initiative (PSI), kunjungan Bush juga dapat dimaknai sebagai tindak lanjut pembicaraan masalah PSI.

Kunjungan Bush setidaknya membawa tiga agenda besar. Yakni, “kesepakatan “ terkait penggunaan energi alternatif, dukungan bagi “pesantren cinta damai” binaan AS, dan Reformasi TNI.

“Kesepakatan” Penggunaan Energi Alternatif

Kunjungan Bush menarik dicermati, mengingat sebelumnya Presiden Susilo B Yudhoyono berkunjung ke Cina untuk menjajaki pengembangan sumber energi alternatif pengganti minyak Bumi.dalam kunjungan lima hari di Cina, SBY mengajak Negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Dunia itu untuk berinvestasi di Indonesia, khususnya dalam pengembangan energi seperti Batu bara. Kunjungan Presiden AS, kemungkinan menjanjikan solusi bagi pemanfaatan energi alternativ di Indonesia, atau justru Negara adidaya itu akan menghisap habis seluruh cadangan energi nasional demi mencukupi kebutuhan energinya sendiri ?

Stick And Carrot Pesantren Binaan

Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman asuhan Habib Saggaf bin Mahdi, didirikan 17 Juli 1998 ini pernah mendapat kunjungan Preiden Bank Dunia Pual Wolfowiz awal April 2006. terkait rencana kunjungan Bush ke Pesantren tersebut mensinyalir bahwa pesantren ini akan mendapat kucuran dana dari pemerintah AS. Dana yang dikucurkan melalui USAID ini, salah satu sumber penulis menyebutkan bantuan mencapai 100 juta dolar.

Dengan dana itu, akan diadakan pengkaderan santri yang akan dikirim ke daerah-daerah konflik seperti Poso, diharapkan mereka akan merubah persepsi msyarakat Muslim di sana yang diangap radikal menjadi lebih “moderat”. Hal ini terungkap dari buku The CIA at War yang menguak program membeli ulama dalam menghahadi sentiment dan propaganda anti Amerika di dunia Islam dan Arab.

AS juga melakukan Politik Stick dan Carrot terhadp sejumlahpesantren. Pada tanggal 18-28 September 2002 lalu, Institute for Training and Development (ITD), Lembaga Amerika,mengundang 13 Pesantren ‘pilihan’ di Indonesia dari Sumatera, Jawa, Madura, Kalimantan, dan Sulawesi untuk berkunjung ke AS.

Reformasi TNI

Kunjungan ini jika dirunut ke belakang, sejak awal AS memang berkepentingan terhadap Reformasi TNI. Dalam kunjungannya ke Washington, akhir Mei 2005, SBY berjanji mempercepat reformasi TNI untuk memulihkan hubungan militer kedua Negara yang terputus setelah insiden Santa Cruz di Dili, Timor Timur, 1991.janji SBY ini kembali ditagih ketika Menlu AS Condy berkunjung ke Indonesia pertengahan Maret 2006. didepan forum Indonesia Council of World Affairs (ICWA) di Jakarta, mendesak Indonseia untuk melakukan Upaya yang lebih besar dalam mereformasi TNI.

Tekanan AS terhadap Reformasi TNI itu kini akan ditagih kembali pada saat berkunjung ke Istana Bogor.Bush menginginkan reformasi TNI di semua lini, termasuk mendorong agar anggota TNI mempunyai hak pilih. Setelah TNI melakukan reformasi, Proses reformasi TNI meliputi, pemisahan TNI-Polri, rekontruksi lembaga komando Teritorial, pelimpahan Bisnis TNI-Polri kepada Negara, dan pengakuan supremasi Sipil atas Militer.

Harapan anak Negeri

Dibalik itu semua, Bush dengan Nafsu Besarnya pasti akan berdiplomasi dengan bahasa penekanan atau minimal membuat repot saja yang membuat kita makin terpuruk dalam cengkraman Hegemoni Kapitalisme yang diasung oleh AS. Apalagi kunjungan Bush ke Indonesia memberikan kerugian yang sangat besar bagi Indonesia dan membuat bangsa ini tidak memiliki martabat. Kedatangan Bush juga telah membuat Negara ini yang sedang “Kaya” harus merogeh kantong APBN Miliyaran Rupiah hanya untuk pengamanan Orang nomor satu AS

Sepatutnya Pemerintah RI mempertimbangkan agar tidak berlebihan menerima Bush. Sebab, sangat dimungkinkan hasil kesepakatan nanti tidak diakomodir jika Bush tidak memimpin lagi. Moment kedatangan Bush dapat dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk membuktikan bahwa nagara ini bukan “Republik Mimpi” melainkan Negara yang berdaulat dan bermartabat dengan berani menolak kedatangan Bush.

 
posted by isra safril at 11:17 PM | Permalink | 0 comments
Sunday, November 05, 2006
Siapakah Sebenarnya Che Guevara?
Sosoknya dikenal banyak orang, tapi kebanyakan hanya sedikit orang yang tahu tentang perjalanan hidupnya. Ini bukan tanpa sengaja. Kehidupan Che adalah sebuah cerita tentang satu komitmen untuk memerangi semua nilai yang menjerat masyarakat konsumtif kapitalis. Sosoknya menimbulkan sebuah keberanian, menumbuhkan semangat pemberontakan pada dada rakyat di seluruh dunia. Tidak sanggup untuk menguburkan sentimen tersebut, perusahaan-perusahaan kapitalis melakukan pendekatan untuk memanfaatkan dan memodifikasinya, dan juga dengan cara tersebut mereka berusaha menjinakkannya. Tujuan itu sampai sekarang masih belum tercapai.Masa muda Ernesto “Che” Guevara adalah sebuah petualangan dan penjelajahan. Meskipun dia dibesarkan di keluarga yang berkecukupan di Argentina dan belajar di bidang kedokteran, dia banyak menghabiskan waktunya untuk mengelilingi Amerika LatinKetika lulus dari Fakultas kedokteran, Che meninggalkan Argentina, berpura-pura untuk pergi bekerja pada penderita penyakit kusta di Venezuela. Dia benar-benar mencari jawaban yang mendalam atas pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu perasaannya. Dalam pengembaraanya dia melihat kesengsaraan dan kemelaratan yang menjadi pemandangan sehari-hari di Amerika Latin. Bisakah seorang dokter mengobati semua pasien ini ?Pada tahun 1953 terjadi kekacauan politik di Guetemala. Di tahun 1950 seorang komandan militer sayap kiri, Jacobo Arbenz, terpilih sebagai presiden dan memulai untuk melakukan reformasi politik. Dia meliberalkan hukum-hukum perburuhan, menaikkan upah minimum, mengakhiri repressi terhadap aktifitas politik, dan memulai sebuah kebijakan reformasi agraria. Amerika Serikat menjadi cemas.Tahun 1953 Arbenz mengambil-alih ratusan hektar tanah kosong yang dimiliki perusahaan Amerika United Fruit Company. Respon Amerika sangat cepat sekali. Sebuah embargo dilakukan dan n bantuan-bantuan teknis diputuskan. Bulan November 1953, semua kapal yang berlabuh di Guatemala dikejar-kejar oleh tentara Amerika.18 Juni 1954, rombongan pasukan tempur yang diangkut pesawat tempur Amerika menyerbu melalui Honduras. Kaum revolusioner di Guetamala meminta kepada Arbenz untuk mempersenjatai rakyat sebagai alat untuk melawan agresi Amerika, namun sang Presiden Guetemala itu menolaknya. Malahan Arbenz menggunakan satuan tempur reguler Guetemala untuk menghadang invasi. Kesuksesan dalam menghadapi invasi Amerika itu tidak mengurangi ketegangan di Guetamala.Setelah kegagalan invasi yang menggunakan serdadu bayaran itu, imperialis AS melirik kubu sayap kanan militer dan mengagitasinya untuk melakukan kup. Pada 21 Juni, pemerintahan Arbenz ambruk dan dia mengundurkan diri dari jabatannya. Kedudukannya digantikan tokoh militer sayap kanan, Kolonel Monzon.Aktivitas-aktivitas politik yang dilakukan Che di Guatemala mendapat perhatian CIA, yang memasukkan dia dalam daftar orang-orang komunis yang berbahaya yang harus segera diringkus. Informasi ini dibocorkan pejabat kedutaan Argentina, yang menawarkan perlindungan untuk Che.Dari kegagalan pemerintahan Arbenz di Guetemala,Che belajar dua hal penting. Dia menyadari imperialis AS adalah musuh terbesar rakyat Amerika Latin dan kaum revolusioner tidak bisa mengandalkan mesin-mesin negara atau pemerintahan kapitalis, meskipun yang progresif seperti di Guetemala.Tragedi Guetemala meyakinkan Che akan kebutuhan solusi revolusioner untuk memecahkan masalah-masalah Amerika Latin. Dia sekarang menyebut dirinya seorang Marxis dan berargumen seharusnya Arbenz mempersenjatai rakyat untuk melawan agresi yang disponsori imperialis AS.Che meninggalkan revolusi yang gagal itu dan pergi ke Mexico. Di sana dia ketemu revolusioner Kuba yang sedang dalam pelarian, Fidel dan Raul Castro. Mereka berbincang semalaman dan paginya dia memutuskan untuk bergabung dengan Castro dalam ekspedisi revolusioner ke Kuba. “Setelah pengalaman mengelilingi Amerika dan akhir kudeta di Guetemala, yang kesemuanya tidak begitu menarikku untuk bergabung dengan kaum revolusioner melawan tirani”, begitu Che berkata.Tahun 1956, 82 orang militan berkumpul dalam sebuah perahu layar yang bernama Granma dan berlayar menuju Kuba. Pendaratan mereka di propinsi Oriente Selatan diharapkan disertai dengan letupan pemberontakan (up rising). Tapi ekspedisi ini terlihat sangat nekat. Delapan puluh dua orang gerilyawan yang tidak begitu terlatih dan miskin persenjataan, menjejalkan diri dalam perahu yang sebenarnya untuk memuat 12 orang, berharap untuk melawan tentara Kuba yang dibekingi Amerika. Bagaimana mereka bisa berharap menang ?Kuba sedang bergolak, sedang dalam keadaan matang untuk sebuah revolusi. Fulgencio Batista mendapatkan kekuasaan lewat sebuah kudeta militer di tahun 1952; dia adalah anak kesayangan Paman Sam di Havana.Perusahaan-perusahaan Amerika mendominasi perekonomian Kuba. Perusahaan AS mengkontrol 80 % barang-barang yang ada di Kuba, 90 % di pertambangan, 100 % penyulingan minyak, 40 % industri gula dan 90 % peternakan sapi. Hal ini membawa sedikit kemakmuran bagi rakyat Kuba : 50 % orang tidak mendapatkan listrik, 40 % penduduk masih buta huruf, dan 95 % anak-anak di daerah pedesaan menderita karena kemiskinan dan berbagai penyakit.Batista melakukan yang terbaik untuk menghancurkan semua gerakan pelajar, mahasiswa, buruh dan petani. Antara tahun 1952 sampai 1959, 20.000 orang telah dibantai oleh tukang jagalnya Tuan Batista.Granma diserang oleh tentara Batista ketika mendarat; hanya 12 orang dari anggota ekspedisi yang selamat. Che, Castro dan yang lainnya lari ke pegunungan Sierra Maestra dan mendirikan sebuah basis pertahanan. Disana mereka memulai membangun kembali tentara pemberontak dan sebuah partai politik baru, Gerakan 26 Juli.Strategi Castro bersandar pada memenangkan dukungan dari petani sekitarnya dan membangun sebuah basis perlawanan pertama di Oriente. Ketika kaum pemberontak mulai memenangkan pertempuran-pertempuran melawan tentara Batista, para petani mulai menunjukkan dukungannya. Program Reformasi Agraria yang dirancang Tentara Pemberontak banyak meraih simpati rakyat. Tahun 1958 para petani mulai bergabung dalam barisan tentara pemberontak, dan jumlahnya makin lama- makin membengkak.Ketika tentara pemberontak mendapatkan dukungan terbesarnya dari para petani, Gerakan 26 Juli juga mulai mendapatkan dukungan dari kelas pekerja perkotaan dan buruh-buruh tani. Gerakan ini menyusup ke kota-kota dan mulai mengorganisir kelas pekerja secara rahasia. Bulan April 1958, para pemberontak menyerukan pemogokan umum, tapi mereka belum mempunyai cukup dukungan dan organisasi yang memadai, dan akhirnya pemogokan tersebut gagal.Dengan memanfaatkan demoralisasi yang melanda rakyat, Batista mengumpulkan 10.000 tentara di kaki gunung Sierra Maestra pada bulan Mei 1958 dalam usahanya yang terakhir untuk menghancurkan gerilyawan revolusioner. Castro memimpin 300 orang pasukan. Selama 36 hari tentara rezim Batista menekan gerilyawan pemberontakan. Tanggal 18 Agustus, bagaimanapun dahsyatnya gempuran tentara Batista akhirnya mengalami kegagalan. Para gerilyawan di pegunungan tetap tak tersentuh, dan tentara Batista sudah tidak sanggup untuk bertempur lagi.Pemberontak revolusioner melakukan serangan balik dengan mengirimkan dua regu gerilyawan untuk merebut daerah baru. Salah satunya di pimpin oleh Che Guevara. Bulan Oktober para pemberontak berhasil mendirikan sebuah basis perlawanan di pegunungan Escambray, di daerah tengah Kuba, dibawah komando Che Guevara. Mereka juga mendirikan basis lain di pegunungan Sierra Cristal, dimana Raul Castro menerapkan reformasi agraria dan membebaskan daerah yang berpenduduk lima ratus ribu orang.Tahun 1958 para pemberontak berkembang dari dulunya sebuah unit gerilya menjadi tentara rakyat. Bulan November pasukan Castro turun gunung dan melakukan penyerangan ke kota Santiago, kota terbesar kedua di Kuba. Di Bulan Desember pasukan Che menuju ke Santa Clara dan disambut oleh pemberontakan rakyat yang di organisir Gerakan 26 Juli.Tanggal 1 Januari 1959, Batista merasa terancam dan melarikan diri dari Kuba dengan membawa US$ 7 juta dalam kopernya. Pejabat militernya mendeklarasikan pemerintahan baru. Castro meresponnya dengan mengadakan pemogokan umum yang kedua. Kali ini pemogokan umum ini berjalan dengan sukses, memperlihatkan dukungan penuh dari kelas pekerja kepada para gerilyawan pemberontak. Tanggal 2 Januari, Castro masuk ke Santiago dan Che ke Havana. Kuba berhasil dibebaskan.Dalam pemerintahan revolusioner baru, Che bertugas untuk melakukan reorganisasi industri dan agrikultural. Hanya lima bulan setelah keruntuhan Rezim Batista, Che menetapkan sebuah Hukum bagi mereka yang mempunyai tanah seluas lebih dari 400 ha untuk di redistribusikan ke para petani yang tidak mempunyai tanah dan memaksa para tuan-tuan tanah untuk mengerjakan sendiri tanahnya. Dia membantu untuk menyelenggarakan sekolah gratis di Kuba dan meluncurkan kampanye sukarelawan pendidikan yang akan di gunakan untuk memberantas buta huruf yang menghasilkan tingkat melek huruf yang lebih tinggi jika di bandingkan dengan Amerika.Che menekankan pentingnya keterlibatan para pemuda dalam perjuangan revolusiner. Berbicara pada Persatuan Pemuda Komunis tahun 1962, dia berkata “Kalian, Kawan-Kawan, harus menjadi pelopor untuk seluruh gerakan, pertama sekali kalian harus sanggup untuk mengorbankan diri demi kebutuhan revolusi, apapun jadinya”Dia menjadi pembicara berskala internasional untuk revolusi, secara aktif membantu gerakan revolusioner di Afrika, Asia dan Amerika Latin. Dia beberapa kali mengunjungi Uni Soviet, tapi tanpa takut mempublikasikan kritiknya tentang pemerintahannya (Uni Sovyet, pent) yang birokratis.Besarnya komitmen Che terhadap Internasionalisme sangat jelas didemonstrasikan tahun 1965, ketika dia secara tegas mengundurkan diri dari pemerintahan dan pergi untuk membantu gerakan revolusioner baru secara pribadi, pertama di Kongo dan kemudian di Bolivia.Saat berada di Bolivia tahun 1967, Che ditangkap CIA yang membekingi tentara Bolivia dan membunuhnya di usia 39 tahun. Tapi saat ini namanya dan reputasinya tertanam dengan kuat, dan wajahnya muncul dalam bendera-bendera, plakat, dan muncul sebagai personifikasi revolusi di dunia
 
posted by isra safril at 8:46 PM | Permalink | 1 comments
MASA DEPAN ITU MILIKNYA SANG PEMBERANI, INOVATIF, & PUNYA JIWA WIRAUSAHA
Wah, dunia usaha berkembang pesat! Begitu mungkin, kata-kata yang Anda lontarkan, andai Anda “orang baru” dalam sebuah bidang usaha. Kian dalam, Anda masuki dan dalami sebuah bidang bisnis, kian banyaklah hal baru yang Anda lihat. Apa yang lima tahun lalu belum ada, saat ini sudah begitu massal dan eksis di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, kejayaan yang diraih pengusaha semasa orangtua kita, dalam perjalanan waktu, mejadi “bisnis kuno” yang tersisa kejayaannya dalam kisah-kisah belaka, karena the real bussiness mereka sudah tumbang atau sedang diambang kehancuran. Sudah muncul wirausahawan baru, dengan jurus-jurus barunya yang mulai merajai bidang usaha yang ditanganinya. Usahawan seperti apa, yang berkesanggupan membangun dan mengelola kebaruan demi kebaruan seperti itu? Pasti, ia termasuk pribadi yang gigih, wawasannya luas, kemauannya besar. Kita juga belum melihat di Indonesia sendiri ada organisasi bisnis yang cukup tangguh merespon kebaruan. Bahkan, peluang-peluang baru, sering lewat begitu saja karena kita belum mampu meresponnya secara baik. Tidak dipungkiri, tantangan pasar lokal maupun global dengan permintaan, selalu meningkat. Pada sisi lain - selain kebaruan-kebaruan dalam bisnis - semangat memberi layanan terbaik berikut inovasi dalam segi pelayanannya, juga berkembang pesat. Siapa bisa mewujudkan idealitas seperti itu, dan sanggup merespon kebaruan, sekaligus kreatif-inovatif di sisi pemberian pelayanan, akan sukses. Masa depan menjadi milik mereka yang tidak kenal takut, inovatif, yang mengenali betapa pentingnya mengembangkan kepemimpinan wirausaha dalam organisasinya.Jangan lalai meluangkan waktu untuk belajar, menulis, meneliti, memberikan saran, konsultasi, dan terus belajar. Organisasi-organisasi terdepan dunia, tak henti melakukan itu. Kami percaya sepenuhnya pada prinsip bahwa cara terbaik untuk melayani diri Anda, untuk berjuang menjadi yang terbaik yang Anda bisa, adalah dengan cara melayani orang lain. Ada tiga hal yang ingin kami ungkap dalam konteks ini. Pertama, meski dalam skala yang lebih sederhana, kami memiliki kesempatan untuk belajar melayani yang lain, bersikap kreatif, memimpin yang lain, dan menyelesaikan apa yang kami mulai. Dalam proses itu, yang berangsur luluh dalam pembelajaran, ”bagaimana untuk bertahan hidup” (to get by), daripada untuk membangun kebersamaan (to get on).Mungkin saat paling kritis yang terpenting dari proses pertumbuhan kami sesungguhnya adalah bersikap kritis. Seringkali terlalu sering kita menjadi lebih ahli dalam menunjuk apa yang salah dari suatu pendapat, daripada yang benar. Karena kita terbiasa berusaha keras untuk bertingkah laku dengan cara yang konsisten dengan apa yang membuat kita merasa nyaman, kita menerapkan cara pandang kritis yang sama terhadap ide-ide baru, inovasi baru dan kreativitas. Segala bentuk dari ‘pemikiran kewirausahaan’ atau ‘kepemimpinan inovatif’ dalam pandangan kita yang terkondisi, justru kerap dianggap: ”sebaiknya dihindari”.Kurangnya pemikiran kewirausahaan ini berakibat serius. Pertemuan demi pertemuan dalam organisasi bisnis, terlalu banyak berisi ”wacana”, tidak banyak menghasilkan sesuatu yang konkret. Kegagalan wirausahawan, kendati secara kumulatif “sukses” adalah, ketika ditelusuri bagian demi bagian, ditemukan bagian-bagian yang kurang bahkan tidak sukses! Ada sukses besar yang mensubsidi kegagalan bagian tertentu dalam organisasi bisnis yang bersangkutan. Yang parah, kegagalan bagian-bagian tertentu yang “tertutupi” sukses kumulatif organisasi, tak banyak dipersoalkan, atau lalai dipersoalkan. Padahal, ini tidak boleh dibiarkan, karena tidak selamanya sukses kumulatif itu bisa diraih. Sebaliknya, sebuah kegagalan di beberapa bagian, berakibat merusak strategi pencapaian totalitas sukses organisasi.Kalau diungkapkan dalam momentum yang tepat, dengan cara yang juga tepat, biasanya sebagian besar dari mereka setuju. Dan tindakan kecil namun penting (tapi tidak ditindak lanjuti sehingga terlupakan selamanya) yang didiskusikan dalam pertemuan tim sampai dengan pesan-pesan strategis yang disampaikan melalui pertemuan pleno yang mahal (namun tidak diteruskan sehingga tetap tinggal sebagai pesan yang tidak terkomunikasikan), terlalu banyak penggerak bisnis yang sangat terlatih ternyata bertolak dari pengalaman berpikir dan bertindak sederhana sebagai orang upahan! Anda bisa bertanya, apa salahnya dengan ”orang upahan”. Bersiaplah mendengar sesuatu yang pedas. Orang-orang semacam ini, hanya mengecewakan apa yang mereka percayai dari instruksi, peran atau tanggung jawab pekerjaan yang diharapkan dari mereka. Tentunya itu dengan persepsi mereka sendiri. Salah satu dari prinsip yang ada dalam buku ini, belajar berpikir kewirausahaan (sebagai wirausaha) daripada kekaryawanan (sebagai karyawan).Hal yang ketiga, kami terheran-heran selama bertahun-tahun pada jawaban yang saya terima terhadap pertanyaan sederhana yang ditujukan pada lulusan yang cemerlang dan manajer yang sangat berpengalaman, seperti: ‘Mengapa suatu organisasi mempekerjakan Anda?’. Jawabannya bervariasi dari: ”Karena saya memiliki CV/ MBA/ gelar/pengalaman/ pendidikan/latarbelakang/dll. yang baik” sampai dengan: ”Saya dapat mengelola orang/administrasi/sistem kontrol, dll. dengan baik yang berkaitan dengan kebutuhan yang normal.” Padahal, perlu kami tegaskan, suatu organisasi tidak, sebaiknya tidak pada tingkat mana pun, mempekerjakan karyawan dengan kualifikasi tinggi atau berpengalaman baik karena kualifikasi atau pengalaman mereka.Kalau bukan demikian, lalui apa? Suatu bisnis beroperasi secara sukses ketika dia memberikan hasil yang terukur dan meningkat melalui produk dan layanannya. Sukses suatu bisnis memerlukan tujuh ‘In’ dari eksekutif yang ada:
1. Insight (wawasan) tentang seperti apa masa depan nantinya2. lntuisi untuk membuat keputusan yang benar3. Inisiatif untuk bertindak efektif4. Inovasi untuk mencipta secara berbeda5. lntegritas untuk mengikuti dengan tekun dan dengan benar6. lndividualitas untuk menerima kepemilikan7. Interdependensi untuk menetapkan hal-hal di atas sebagai rekan dalam suatu tim
Organisasi bisnis (bahkan organisasi apapun) perlu serius mengembangkan sumber daya insaninya. Ini kunci mengoptimalkan potensi kreatif, daya inisiatif dan kepemimpinan. Sukses organisasi bisnis di masa depan, dimulai dari ikhtiar simultan pengembangan kepemimpinan kewirausahaan hari ini. Tak ada yang “terlalu dini” dalam urusan pengembangan kepemimpinan, karena dari kepemimpinan yang antisipatif, visoner, bisa dibangun sukses di masa depan.Disraeli bilang, “Perubahan, adalah sesuatu yang konstan”. Namun hanya sedikit organisasi mapan yang sungguh-sungguh mengakui makna sesungguhnya pernyataan ini, walaupun perubahan bujet sering kali lebih besar daripada keuntungan dari beberapa organisasi, bahkan di sejumlah negara kecil. Rasa puas profesional, kurangnya inovasi dan penghindaran rasa memiliki tidak dapat lagi diperkenankan menyebar dalam bisnis seperti saat ini. Organisasi yang berupaya untuk menghasilkan pertumbuhan positif bagi semua stakeholder yang terlibat, harus mengembangkan keseimbangan nyata antara pemikiran kewirausahaan dan struktur mapan mereka.Di dalam arena bisnis, hanya sedikit model bisnis yang relevan pada saat ini, baik di tingkat lokal maupun global. Mungkin model yang paling sesuai adalah sebuah gyroskop yang berputar karena kemampuannya untuk tetap seimbang tanpa memperhatikan sudut dan arah. Model semacam ini, sebagai contoh, memastikan bahwa planet yang kita diami menjaga keseimbangan sempurna dari jagad raya. Di lain pihak tanggapan negatif pada suatu gyroskop merupakan suatu proyektil peluru terhadap keseimbangan dan terarah pada sasaran. Model semacam ini yang konstan, namun tetap bergerak, adalah penggambaran yang sempuma untuk penciptaan budaya wirausaha dalam suatu organisasi yang mapan. Dengan setiap arah strategis, seluruh perusahaan bergerak sembari mempertahankan keseimbangan.Suatu organisasi harus secara penuh memiliki tanggungjawab untuk mengembangkan sumber daya manusianya, dan pada gilirannya potensi kreativitas, inisiatif dan kepemimpinannya mencapai prestasi optimalnya. Organisasi yang ingin mencapai sukses besok akan mengembangkan kepemimpinan kewirausahaan pada hari ini. Bab-bab selanjutnya secara berurutan menunjukan bagaimana menciptakan organisasi wirausaha karena masa depan menjadi milik mereka yang: Pemberani, Inovator, dan Punya Jiwa Wirausaha
Pengetahuan Saja Tak Cukup Bersekolah tinggi-tinggi, membuat pribadi pembelajar memperoleh pengetahuan. Tapi belum tentu mereka memiliki ide. Napoleon Hill pemah berkata,”Pikiran adalah benda”. Tapi pikiran biasa tidak akan sanggup membawa kita kemana-mana. Setiap orang punya pikiran, tapi hanya sedikit yang punya ide. Ide, adalah pikiran yang punya arah atau tujuan.Buat kami, menganggap pengetahuan berharga, maaf saja, itu pandangan keliru. Pengetahuan itu statis, idelah yang berguna. Banyak orang dalam masyarakat kita hanya memikirkan penumpukan pengetahuan sehingga kita mendorong anak-anak kita mengejar pemilikan lembaran ijazah. Einstein pemah bilang,”Pengetahuan yang tidak diterapkan itu tidak berguna. Hanya ide yang bisa mengubah dunia.” Apa gunanya menjadi perpustakaan atau ensiklopedi berjalan? Mugkin cukup inspiratif bagi Anda, menyimak sidang penghinaan terhadap Henri Ford, pendiri Ford Motor. Koran pemah menyebutnya ignoramus (orang bodoh). Kasus itu dibawa ke pengadilan. Untuk membuktikan bahwa ia memang orang bodoh dan tak berpendidikan, pembelanya menanyakan pertanyaan seperti ini :
”Siapa presiden kesembilan belas Amerika?””Berapa mil jarak matahari ke bumi?””Apa yang dikatakan dalam Prinsip Archimedes?””Berapa akar pangkat dua dari 1?”
Pertanyaan itu berkisar dari sejarah sampai fisika dan matematika dengan harapan bila ia tidak bisa menjawabnya, itu akan membuktikan bahwa ia tidak punya pengetahuan dan memang bodoh!Henry Ford bosan menghadapi semua pertanyaan itu. Ia sontak berdiri, menghadap hakim.”Ya Tuhan, mengapa saya harus menyia-nyiakan waktu menjawab pertanyaan bodoh ini bila dengan hanya memencet tombol, saya bisa memanggil ahli sejarah terbaik untuk menjawab pertanyaan dan dengan tombol lain saya bisa memanggil ahli fisika terbaik untuk menjawab dan ahli matematika terbaik untuk menghitung semua soal….”Semua yang ada di ruang sidang, terdiam. Baru saja mereka mendengarkan kata-kata dari seorang terpelajar dan bijaksana. Tak perlu dikatakan, Henry Ford memenangkan perkara!Pembaca, kami hanya mau bilang, perbedaan antara pergi ke sekolah dan menjadi terpelajar. Banyak orang menganggap orangtua dan kakek kita tidak terpelajar karena tidak pemah bersekolah. Ini menyedihkan! Beberapa anak bahkan merasa malu akan orangtuanya karena punya orangtuanya petani padi, penderes karet, pemilik binatu atau pedagang kaki lima.Apakah kita bisa menanamkan seorang lulusan universitas tapi malu akan orangtuanya sebagai orang terpelajar?Yang menarik, dari semua hal yang berubah dalam 50 tahun terakhir, pendidikanlah yang berubah belakangan.Sangat menarik untuk dicatat bahwa seorang ilmuan yang mempelajari hidup dan pemikiran Socrates mendapat PhD untuk itu. Tapi Socrates sendiri tidak punya ijazah sama sekali.Bila beberapa cerita dan hal-hal yang disampaikan pada halaman ini menantang pikiran Anda, ini pertanda baik. Karena, sebelum kita bisa menghasilkan ide, pikiran kita harus bebas. Itu yang ingin kami capai. Pendidikan harus membebaskan pikiran kita dan bukan menguncinya. Tujuan pendidikan adalah menggantikan pikiran yang kosong dengan pikiran yang terbuka.
Anda akan memperhatikan bahwa sulit sekali ide muncul bila pikiran terlalu kaku dan terkontrol atau terkondisi. Perhatikan bahwa salah satu penemu terbesar sepanjang masa, Thomas Alfa Edison, hanya bersekolah selama tiga bulan. Henry Ford bersekolah sebentar.
Mungkin spesialis terlalu terbenam dalam pikiran mereka, sehingga mereka tidak bisa keluar untuk memecahkan masalah.
Anda pernah dengar, bukan, tentang Lembah Silikon (Silicon Valley). Itu desa kecil di California. Bukan kebetulan kalau di sini lahir banyak ide. Miliuner yang dihasilkan lembah ini setiap bulan, mengejutkan. Setiap lima hari, sebuah perusahaan go public di Lembah Silokon! Tahun 1980-an, ”mesin uang” mereka, sektor manufaktur. tahun 1990-an, pebisnis jasa, merupakan gelombang kedua pencetak uang. Pada milenium baru ini, penghasil uang terbesar, adalah kelompok yang bekerja berdasarkan ide. Berikut ini, 20 multimiliuner yang berusia di bawah 40 tahun pada 1 September 1999. Ini berarti sudah waktunya kita mengubah ide yang dapat membantu kita mendapatkan uang tunai, penjualan atau bisnis, dalam kehidupan sehari-hari.Bila Anda merenungkan lebih lanjut, bahwa ternyata setiap masalah yang belum terselesaikan adalah karena kita belum memikirkan ide untuk mecahkannya.
”Kekayaan adalah produk dari kapasitas pemikiran manusia.”Amy Rand
“Orang dengan ide baru adalah orang aneh – sampai ide itu berhasil.” Mark Twain
Kadang-kadang dalam pencarian kita untuk suatu pemecahan kita tidak boleh hanya bertahan pada cara pikir lama. Masalahnya sejak sekolah kita terkondisikan demikian, kita hanya punya jawaban yang salah atau benar. Hidup tidak semuanya hitam atau putih. Kadang bisa juga berwama abu-abu bahkan seperti pelangi. Cobalah beberapa ide atau metode yang mungkin. Beberapa mungkin kedengaran gila, tapi mungkin juga berhasil.
Harga Sebuah Ide?
Berapakah harga sebuah ide ?Coca Cola perusahaan raksasa dunia yang memproduksi minuman berkarbonasi dengan jutaan karyawan, penghasilannya 169 miliar dollar pertahun, mereknya dihargai $ US 69, 6 miliar diatas para kampium yang bisnisnya “lebih bergengsi” seperti Microsoft ($ US 64,1 miliar), IBM ($ US 51,2 miliar), GE ($ US 41,3 miliar), Intel ($ US 30,,9 miliar), Nokia ($ US 30,0 miliar), Disney ($ US 29,3 miliar), dan Mercedez Benz ($ US 21,0 miliar).Pembaca, ide itu mahal. Sering nilainya unlimited. Kalau pun terpaksa harus muncul sebuah angka nominal tertentu untuk harga sebuah ide, lebih karena kepentingan praktis, transaksi atas itu harus berlangsung. Sejatinya, ide sendiri, susah diukur nilainya. Ia bergerak, memberi pengaruh terhadap banyak hal, menciptakan banyak situasi-situasi baru.Kewirausahaan, adalah “jagad ide” yang akan mati saat ide sudah hilang tergantikan dengan rutinitas mekanistik. Rutinitas itu, sering terjadi sebagai dampak psiklogi dunia formal. Ya, tegasnya: pendidikan formal. Korban-korbannya begitu banyak. Mereka bersekolah, tapi kebingungan dalam menyusun kemauannya sendiri. Berbondong-bondong, mengekori sebuah tujuan tertentu, membuat sebuah peluang kerja, menjadi kian sempit lantaran persaingan amat ketat. Padahal, segudang fakta menunjukkan, mereka yang “lepas dari belenggu persekolahan dan penjara pengetahuan”, malah melihat peluang dan membangunkan jiwa kewirausahaan dalam dirinya.Lihat saja, Primagama, bimbingan belajar milik Purdi Chandra, drop out dari Universitas terkemuka, Gajah Mada, kini menjadi satu-satunya bimbingan belajar yang masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) memiliki 297 cabang tersebar di 122 kota di Indonesia dengan 107.334 siswa dengan penghasilan tahunan berkisar 300 miliar (data tahun 2003).
Jangan Pergi ke Sekolah?
Kalau begitu, masih perlukah sekolah? Sangat sesuai jika kata-kata terakhir dari bab ini, kami nukil dari Lerry Ellison, CEO Oracle Corp, orang kedua terkaya di dunia. Pada suatu kesempatan, ia diundang untuk memberi pidato pembukaan untuk wisuda Kelas 2000 Universitas Yale dan ‘diseret turun’ dari panggung sebelum ia menyelesaikan pidatonya. Dibawah ini adalah salinan pidatonya:
“Lulusan Yale University, saya minta maaf bila Anda telah mengalami prolog seperti ini sebelumnya, namun saya ingin Anda melakukan sesuatu untuk diri Anda sendiri. Tolong, lihatlah sekeliling Anda dengan baik. Lihatlah teman di sebelah kiri Anda. Lihatlah teman di sebelah kanan Anda. Sekarang pikirkan ini: 5 tahun dari sekarang, 10 tahun dari sekarang, bahkan 30 tahun dari sekarang, kemungkinannya adalah orang disebelah kiri Anda akan menjadi pecundang. Orang di sebelah kanan Anda juga akan jadi pecundang. Dan Anda di tengah? Apa yang Anda harapkan? Pecundang, pecundang, cum laude pecundang.Nyatanya, ketika saya melihat ke hadapan saya sekarang, sayatidak melihat seribu harapan untuk masa depan yang cerah. Saya tidak melihat permimpin masa depan dalam seribu industri. Saya melihat seribu pencundang. Anda kesal. Itu bisa dimengerti.Bagaimanapun, bagaimana saya, Lawrence ‘Larry’ Ellison, seorang yang drop out dari kampus, memiliki keberanian untuk mengatakan omong kosong ini pada lulusan salah satu institusi paling bergengsi bangsa ini? Akan saya katakan sebabnya. Karena saya Lawrence ‘Lerry’ Ellison, orang terkaya di planet ini adalah seorang drop out kuliah dan Anda tidak.Karena Bill Gates, manusia terkaya di planet – saat ini – adalah juga drop out kuliah, dan Anda tidak.Karena Paul Allen, orang ketiga terkaya di planet ini, keluar kampus, dan Anda tidak.Dan berikutnya, karena Michael Dell, No. 9 dari daftar dan bergerak cepat, adalah drop out kampus, dan sekali lagi Anda tidak.
Hemmm…Anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti. Jadi biarkan saya mengelus ego Anda dengan menunjukkan, dengan jujur, bahwa diploma Anda tidak diperoleh dengan percuma. Kebanyakan dari Anda, saya percaya, telah menghabiskan empat sampai lima tahun di sini, dan dalam banyak hal apa yang Anda telah pelajari dan alami akan berguna bagi Anda di tahun mendatang. Anda telah membuat kebiasaan kerja yang baik. Anda telah membuat jaringan orang yang akan membantu Anda di jalan. Dan Anda telah membuat apa yang akan menjadi hubungan seumur hidup dengan kata ‘tetapi’. Semuanya itu tentu saja baik. Karena sebenarnya Anda akan membutuhkan jaringan itu. Anda akan membutuhkan kebiasaan kerja yang kuat itu. Anda akan membutuhkan terapi.Anda akan membutuhkan mereka karena Anda tidak drop out, dan Anda tidak akan pemah berada di antara orang terkaya di dunia. Oh pasti, Anda bisa, mungkin mendaki jalan Anda ke atas ke No. 10 atau 11, seperti Steve Ballmer. Tapi kemudian, saya tidak perlu mengatakan kepada siapa ia bekerja bukan? Dan, ia drop out dari sekolah persiapan. Agak ketinggalan berkembang.Akhirnya, saya menyadari banyak dari Anda, saya harap kebanyakan dari Anda bertanya-tanya? ”Apakah ada yang bisa kulakukan? Apakah ada harapan untukku?” Tidak ada! Terlambat sudah. Anda telah menyerap terlalu banyak, pikiran Anda tahu terlalu banyak. Anda tidak 19 tahun lagi. Anda memiliki topi yang terbentuk dan saya tidak merujuk pada papan mortar di kepala Anda.Hmm………..Anda sangat kesal. Itu bisa dimengerti. Jadi mungkin ini waktunya untuk membawa garis perak. Bukan untuk Anda, Kelas 2000. Anda sudah dihapuskan, jadi akan saya biarkan Anda mencari pekerjaan yang mengibakan, yang cek gaji Anda ditandatangani oleh teman sekolah Anda yang drop out dua tahun lalu.Sebaliknya, saya ingin memberi harapan bagi semua yang masih sekolah di sini sekarang. Saya katakan kepada Anda, saya tidak bisa menekankan ini. Pergilah. Kemasi barang-barang dan idemu dan jangan kembali. Drop out dan mulailah.
Karena bisa saya katakan bahwa topi dan jubah akan menurunkan Anda seperti petugas keamanan ini menarik saya turun dari panggung menurunkan saya.
(Pidato, dihentikan!)
Ya, sudah dikatakan bahwa abad ke-20 adalah abad di mana gelar akademi dari universitas sangat peting, tapi tidak lagi di abad 21. Kecenderungan ini sudah dimulai di AS, Jepang, dan kemudian di seluruh dunia. Banyak yang drop out dan mulai! Bila Anda punya gelar, itu bagus, tapi jangan jadikan itu sebagai halangan. Jangan biarkan ijazah Anda menentukan jumlah yang bisa Anda dapatkan atau apa yang bisa Anda lakukan.
 
posted by isra safril at 6:51 AM | Permalink | 1 comments
TEST CPNS! BENTUK KETIDAKMANDIRIAN BANGSA KITA!
Puluhan ribu orang berlomba mengikuti test CPNS tahun ini.perhelatan yang memang ditunggu oleh masyarakat pada umumnya.berbagai tingkatan kelulusan bersaing untuk mengadu nasib dalam test CPNS ini.Dari lulusan SD sampai sarjana bahkan yang pasca sarjana tidak mau kalah untuk mencoba.
“Perlombaan” yang dari tahun ketahun selalu memakan korban,korban keputus asaan,korban penipuan,korban percaloan bahkan korban harga diri.setiap tahun begitu banyak kasus yang mengiringi upacara ini.ada yang lulus tanpa mengikuti test,ada yang sudah membayar mahal eh ternyata tidak lulus,ada yang sepantasnya lulus namun ternyata tidak lulus.orang yang dekat dengan Pemerintah yang kebanyakan lulus,biasanya ada hubungan saudara dan ada hubungan kerabat dengan pejabat terkait.namun ini kiranya tidak menjadi pelajaran bagi kita, setiap tahun bukannya berkurang malah semakin bertambah saja orang yang mengikutinya.
Ironis memang!, disaat begitu banyak karunia Allah yang diberikan untuk bangsa ini,”tongkat ditanam jadi pohon” begitu kira-kira pepatah yang sering kita dengar,begitu banyak usaha yang dapat dilakukan untuk mencari sesuap nasi namun kita masih tergantung dengan test CPNS yang gajinya paling tinggi 2 juta rupiah setiap bulannya, ini lebih rendah dari penghasilan pengemis setiap bulannya yang mendapat lebih dari 50 ribu setiap harinya.ini bukan bermaksud mengajak menjadi pengemis tetapi masih banyak pekerjaan yang mulia yang dapat dilakukan untuk menghidupi keluarga.masih begitu luas lahan untuk kita bercocok tanam, masih begitu luas laut untuk kita mencari ikan dan masih begitu banyak pasar untuk kita berniaga.semua dapat kita usahakan seandainya kita mau sedikit lebih rajin berusaha.
Mungkin kalau kita lihat kenegeri orang kita melihat untuk masuk tentara harus diwajibkan oleh Pemerintah,sangat sedikit orang yang mau menjadi pegawai negeri,mereka lebih memilih menjadi petani atau pengusaha karena itu sebenarnya lebih menghasilkan.dan sebenarnya nenek moyang kita dulu juga tidak begitu tertarik dengan CPNS,penulis teringat pada decade 70 an,Pemerintah harus menjemput kerumah orang yang ditawarkan untuk menjadi pegawai negeri.bukan bermaksud berlebihan tapi memang begitu kenyataannya.tapi bandingkan dengan sekarang kita menghalalkan segala cara hanya untuk mendapatkan sebuah kursi dipemerintahan.Terjadi pergeseran nilai yang begitu jauh pada diri bangsa kita.mungkin mereka berfikir bahwa PNS merupakan salah satu cara mendapatkan uang tanpa harus bersusah payah,datang pagi isi absent, jam sepuluh ngopi dikantin,memungut pungli pada masyarakat untuk uang lelah,pulang sebelum waktunya dan bisa mencari penghasilan diluar selepas itu dan terakhir ambil gaji buta setiap bulannya.. Maka terjadilah korupsi,manipulasi kuetansi,dan berbagai kejahatan yang sudah dianggap suatu kewajaran sebagai suatu kewajiban menafkahi keluarga,katanya!.Malah ada yang teropoinikan didalam benak mereka untuk menarik modal yang sudah dikeluarkan waktu mengikuti ujian.maka tidak salah kiranya kita diposisikan sebagai salah satu raja korupsi dunia.
Mungkin sudah saatnya kita berbenah,kita mengevaluasi kembali system yang kita bangun.kiranya kita melihat sejauh mana efektifitas dari system ini.sistem ini telah menglahirkan rendahnya etos kerja bangsa kita,orang-orang yang tidak punya kreatifitas,budak-budak dinar yang sama sekali tidak sadar terhadap tanggung jawab moral terhadap bangsa ini.orang-orang yang telah membuat air mata para pahlawanberderai.
Solusi alternative!!
Seperti yang telah disebut diatas bahwa system ini melahirkan orang-orang yang malas.tidak punya dorongan untuk bekerja keras,karena memang tidak ada aturan yang jelas sanksi terhadap prilaku mereka.Penulis pernah mendengar sebuah alternative terhadap permasalahan ini.sistem kontrak mungkin bisa menjadi salah satu solusi dari permasalahan ini.semua pegawai dinegeri ini berstatus ikatan kontrak yang setiap waktu bisa diputuskan ikatan kontraknya jika memang kinerjanya tidak begitu meyakinkan.setiap pegawai dikontrak dalam waktu tertentu.sehingga hanya pegawai yang punya prestasi yang baik yang akan bertahan sedangkan yang kinerjanya jelek diganti dengan yang baru sehingga setiap waktunya ada orang-orang yang bekerja dengan giat untuk mempertahankan posisinya.memang setiap system akan ada suatu kelemahan,memang ini tidak dapat dinafikan,sangat tergantung pada orang yang melaksanakannya,mungkin kita akan berfikir bahwa nepotisme tidak akan hilang, orang yang dekat dengan pejabat akan dipertahankan kontraknya.untuk itu penulis menawarkan untuk membentuk suatu standar baku terhadap penilaian kinerja pegawai. Dan dibentuk tim khusus untuk mengawasi penilaian ini. Tim yang terdiri dari semua kalangan, tim idependen yang tentunya juga melibatkan Mahasiswa.dan kemudian dibuat suatu tranparansi. Dibuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut memantau dan melaporkan jika terjadi kesalahan.
Mungkin ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kebobrokan abdi Negara kita, semoga bisa mengatasi permasalahan ini.sudah begitu lama bangsa kita terpuruk kalau bukan kita siapa lagi yang akan membangun bangsa ini.Biarlah Allah ,Rasul dan orang-orang yang beriman menjadi saksi atas tekat kita membangun bangsa ini.Semoga bangsa kita bisa menjadi bangsa yang mandiri.wassalam!!
 
posted by isra safril at 6:39 AM | Permalink | 1 comments
SMS Lucu ; "Baca Pelan-Pelan Saja".
diz ama ndu luka lasi ke rasak tiper gime nca rikit absuc iseda ngka nke ratol old anje lekseda ngs ibukme ngej atul i sani ni Membaca Bahaya Merokok
Orang sudah banyak membaca mengenai bahayanya merokok, sehingga mereka memutuskan untuk berhenti 'membaca'.

Bahasa Inggrisnya Rice
Kalo bahasa inggrisnya beras adalah riceKalo bahasa inggrisnya panjang adalah longJadi, K'lo bahasa inggrisnya beras panjang adalah LONGTONG

Cara Awet Muda
Cara Awet Muda, yaitu : 1. Banyak minum air kelapa muda. 2. Minum jamu awet muda. 3. Makan "Daun Muda". 4. Punya "Istri Muda".

Tips Tidur yang Sehat dan Larangan Dalam Tidur
Manusia dapat bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi hanya bertahan 1 minggu saja tanpa istirahat. Tidur adalah waktu istirahat yang sangat baik, dgn tidur organs tubuh kita dapat beristirahat. Kekurangan tidur dapat merusak organ dan otak kita.

Ada 5 LARANGAN DALAM TIDUR :
JANGAN TIDUR MENGENAKAN JAM TANGANJam bisa menimbulkan radioaktif,walaupunhanya sedikit, tapi kalau terlalu lama memakainya bisa berbahaya .
JANGAN TIDUR MEMAKAI BH (buat yg cewe ^_^ )Para ilmuwan di Amerika mensinyalir bahwa pemakain BH diatas 12 jam, dpt mengakibatkan Kanker Payudara.
JANGAN TIDUR MEMBAWA TELP ANDA KE RANJANGGelombang Medan magnet yang ditimbulkan oleh alat electronik ini, dapat merusak system syaraf kita.
JANGAN TIDUR MASIH MENGENAKAN MAKE-UPHal ini dapat menimbulkan masalah pada kulit kita,karena kulit tdk dpt bernafas. Selain itu bisa bikin jerawatan.
JANGAN TIDUR DGN ISTRI ORANGJangan-jangan anda tidak bakalan bangun lagi (karena dibunuh suaminya).

Beli Baju Koko
Pada suatu hari di Pasar Tanah Abang,
Pembeli : "Bang, ada baju koko nggak Bang?"Penjual : "Ada, Om.. Mau yang bagus atau yang biasa aja?"Pembeli : "Yang paling murah lah pokoknya."Penjual : "Ooo.. yang paling murah ada kok. Cuma 5000, tapi cuman ada satu warna, warna hitam"Pembeli : "Gapapa, Bang.. saya malah nyari yang warna item. Cuma 5000 ya Bang?"Penjual : "Iya, Om. Tapi di bagian punggungnya ada gambar tengkoraknya, Om..."Pembeli : "...........?!?!?" Perbedaan Yoi, Ya dan Ya Begitulah
Turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti yoi, ya, dan ya begitulah.
Lalu, ia bertanya kepada seorang pejabat, "Bagaimana cara membedakan yoi, ya, da ya begitulah?"
Kemudian, pejabat itu menjawab, Rey cuyos secretos son cada vez más públicos, a su heredero, el que se fue de despedida de soltero en pleno luto por el 11 de marzo o a la Princesa Letizia, cuyo pasado se engrandece con cada intento de hacerlo desaparecer. Pero, por suerte, soplan vientos de libertad y de república.
 
posted by isra safril at 5:41 AM | Permalink | 1 comments